PETA SAMBARAN PETIR

 
TABEL JUMLAH SAMBARAN PETIR
 
TANGGAL CG + CG - JUMLAH
1 3195 2460 5655
2 0 55 55
3 34 4 38
4 1093 441 1534
5 33 65 98
6 19792 36794 56586
7 30981 39763 70744
8 257635 466396 724031
9 16446 12301 28747
10 0 0 0
 
 
GRAFIK AKTIVITAS PETIR
1-10 MARET 2011

image

PETA SEBARAN SAMBARAN PETIR

PROP.ACEH

mar01

AKTIVITAS PETIR

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

STASIUN GEOFISIKA MATA IE BANDA ACEH

DATA LIGHTNING

TANGGAL CG- CG+ TOTAL
11 10 7 17
12 505 506 1011
13 248 229 477
14 1023 1384 2407
15 444 385 829
16 79 104 183
17 36 49 85
18 182 214 396
19 234 407 641
20 34 59 93
JUMLAH 2795 3344 6139

 

GRAFIK

image

PETA AKTIVITAS PETIR

14 FEBRUARI 2011

dekade 2 feb

AKTIVITAS PETIR

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

STASIUN GEOFISIKA MATA IE BANDA ACEH

DATA LIGHTNING

TANGGAL CG- CG+ TOTAL
1 498 1032 1530
2 78 49 127
3 15 34 49
4 36 56 92
5 1 0 1
6 24 11 35
7 34 18 52
8 44 60 104
9 1 1 2
10 21 5 26
JUMLAH 752 1266 2018

GRAFIK

image

PETA AKTIVITAS PETIR

1 FEBRUARI 2011

PETA

AKTIVITAS PETIR

 

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

STASIUN GEOFISIKA MATA IE BANDA ACEH

DATA LIGHTNING

TANGGAL CG - CG+

TOTAL

21 17 1 18
22 16 4 20
23 1074 416 1490
24 1662 438 2100
25 98 24 122
26 1333 807 2140
27 3407 1768 5175
28 1220 509 1729
29 2251 882 3133
30 31 9 40
31 68 36 104
TOTAL 11177 4894 16071

 

GRAFIK

image

PETA AKTIVITAS PETIR

TANGGAL 27 JANUARI 2011

peta3

Sumber : Data Lightning Geofisika Mata Ie Banda Aceh, 27 Januari 2011

AKTIVITAS PETIR

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

STASIUN GEOFISIKA MATA IE BANDA ACEH

DATA LIGHTNING

TANGGAL CG- CG+ TOTAL
11 485 272 757
12 56 65 121
13 72 83 155
14 1 5 6
15 37 9 46
16 10 0 10
17 8 5 13
18 6 59 65
19 0 225 225
20 0 102 102
TOTAL 675 825 1500

GRAFIK

image

PETA AKTIVITAS PETIR

11 JANUARI 2011

PETA2

Sumber : Data Lightning Geofisika Mata Ie Banda Aceh, 11 Januari 2011

AKTIFITAS PETIR

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

STASIUN GEOFISIKA MATA IE BANDA ACEH

DATA LIGHTNING JANUARI 2011

 

TANGGAL

CG +

CG -

TOTAL

1

570

205

775

2

554

81

625

3

689

139

828

4

144

97

241

5

389

83

472

6

1410

711

2121

7

321

145

466

8

327

61

388

9

225

37

262

10

102

78

180

TOTAL

4721

1637

6358

 

GRAFIK

AKTIFITAS PETIR

GRAFIK

PETA

AKTIFITAS PETIR

6 JANUARI 2011

PETA

Sumber : Data Lightning Geofisika Mata Ie Banda Aceh, 1- 10 Januari 2011

LISTRIK UDARA

Petir merupaka aktivitas udara yang di sebabkan terlepasnya muatan listrik dengan arus yang cukup tinggi dan bersifat transient (singkat) yang terjadi antar awan, awan dengan bumi yang biasanya terjadi pada saat terbentuknya awan cumulusnimbus (Cb).

clip_image002 clip_image002[4] clip_image002[6]

Gambar 1.Proses terbentuknya petir

Pelepasan muatan secara total disebut kilat ( Flash ) selama 0.2 detik, sedangkan pelepasan muatan dalam bagian kecil disebut sambaran ( Stroke ) dalam order milidetik. Biasanya terjadi 3 – 4 detik sambaran / kilat dengan interval 40 milidetik.

Jenis petir

1. Petir dari awan ke bumi (cloud to ground)

clip_image002[11]






Gambar 2. Cloud to Ground.

Merupakan jenis petir yang paling berbahaya dan merusak. Jenis petir ini dibagi 2 yaitu jenis positive dan negative,namun kebanyakan sambarannya bermuatan negative yang berasal dari pusat muatan negative pada awan bagian bawah dan menghantarkan muatan negative ke bumi.

2. Petir di dalam awan (intracloud)

clip_image004[6]






Gambar 3.Intracloud.

Merupakan jenis petir yang paling sering terjadi. Hal ini disebabkan adanya pusat-pusat muatan yang berbeda dalam satu awan. Beberapa sambarannya kadang terlihat keluar dari awan sehingga hamper menyerupai jenis petir amna ke bumi dan dapat dilihat dari jarak jauh.

3. Petir dari awan ke awan (intercloud)

clip_image006[6]





Gambar 4. Intercloud.

Terjadi karena antara dua muatan pada awan yang berbeda diman pelepasan muatan ini menjembatani kekosongan antara dua awan.

Alat Pengamatan Petir

Pengamatan petir yang dilakukan oleh Stasiun Geofisika BMKG dilakukan menggunakan 2 jenis alat yaitu lightning detector dan lightning counter. Dengan lightning counter kita dapat mengetahui frekuensi petir yang terjadi dengan radius ± 20 Km dari stasiun pengamat. Sedangkan dengan alat lightning detector dibagi atas 2 jenis,sbb:

1. ELECTRICAL STORM IDENTIFICATION DEVICE (ESID)

Mencatat frequensi petir dengan radius ± 50 Km dari stasiun pengamat.

2. LD from BOLTEK

Dapat mencatat petir selain jumlah jumlah dan jarak dapat juga diketehui jenis-jenis petir.

Untuk Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh, peranan dalam pengamatan petir menggunakan alat Lightning Detector From BOLTEK.

Pengamatan Petir

Data Petir

clip_image008[6]Indonesia termasuk negara tropis yang termasuk salah satu diantara tiga “ daerah petir “ yang terbesar didunia selain Afrika Tengah dan Lembah Sungai Amazon. Semakin mendekati daerah Khatulistiwa semakin banyak petir. Saat ini belum banyak dilakukan penelitian petir didaerah tropis, padahal frekuensi petir sangat tinggi, yang dicatat distasiun-stasiun Meteorologi. Ada stasiun yang mencatat 30 dan ada pula sampai 200 hari guruh pertahun. Kepadatan petir di Indonesia jauh lebih besar dari kepadatan petir di Eropa dan di Jepang. Kepadatan petir di Indonesia bervariasi antara 5 s.d 15 , sedang di Eropa dan Jepang berkisar antara 1 s.d 3. Sekarang ini Badan Meteorologi dan Geofisika, sesuai dengan tugas dan fungsinya telah melakukan pengamatan cuaca, termasuk petir. Dari 114 jumlah stasiun Meteorologi ada 55 stasiun yang melaporkan pengamatan petir. Selain pengamatan tanpa peralatan, juga dilakukan pengamatan dengan menggunakan alat yang “ Lightning Counter dan Lightning Detector “, alat ini dapat mencatat banyaknya petir yang terjadi setiap hari termasuk jaraknya sumber petir. Ada 8 stasiun stasiun geofisika yang mempunyai peralatan tersebut. Data petir dari seluruh stasiun tersebut diolah di kantor pusat dalam bentuk :

Peta Hari Guntur Daerah Indonesia

Pemetaan Hari Guntur daerah Indonesia dibuat untuk memberikan gambaran tentang sifat sebaran hari guntur di Indonesia. Petir dan Badai guntur adalah gejala yang menimbulkan suara hebat dan gemuruh di atmosfir sebagaii akibat dari pengembangan udara secara mendadak yang terjadi karena pemanasan yang diakibatkan oleh loncatan muatan listrik di udara yang dikenal sebagai kilat ( Lihgtning ).

Pemetaan semacam ini adalah salah satu bagian pengolahan data hasil pengamatan stasiun-stasiun Meteorologi dan Klimatologi yang terbesar di wilayah Indonesia. Pemetaan ini terdiri dari 2 macam peta, yakni peta pertama menggambarkan histogram rata-rata frekuensi bulanan hari guntur setiap stasiun, peta kedua penggambaran isobron hari guntur daerah Indonesia.

Peta hari guntur ini diperlukan antara lain untuk perencanaan, proteksi, pemeliharaan pembangkit tenaga listrik dan jalur transmisi, juga data ini dipergunakan dalam perencanaan konstruksi bangunan terutama untuk bangunan bertingkat banyak.

Peta Isoceraunic Level ( IKL )

clip_image010[4] Gambar. Peta Isoceraunic Level 2001-2006

Adalah peta yang menggambarkan tingkat keaktifan badai guntur pada suatu daerah atau tempat dihitung dalam prosentasi hari guruh pertahun. Dari peta ini dapat diklasifikasikan daerah-daerah yang rawan petir.

Perlu Diketahui…

Proses Terjadinya Petir

Permukaan bumi pada siang hari mendapatkan pemanasan oleh matahari sehingga terjadilah penguapan air dari danau, sungai, laut dan sebagainya. Uap air tersebut kemudian naik serta masuk dilapisan atmosfer bawah. Semakin jauh dari permukaan bumi, maka suhu semakin dingin yang dapat mencapai –50 derajat celcius. Pada suatu ketinggiantertentu terjadilah kondensasi setelah tercapai temperatur kondensasi sehingga terjadilah kristal-kristal es. Karena adanya udara keatas, kebawah kesamping atau terjadi bentuk turbulensi, maka terjadilah tubrukan, gesekan antara kristal-kristal es tersebut sehingga terjadilah pemisahan muatan-muatan listrik. Karena adanya pemisahan muatan tersebut, terbentuklah awan-awan positif atau negatif atau kelompok awan bipolar bahkan tripolar. Awan bermuatan bergerak saling mendekati atau karena kuat medan listrik semakin besar antara awan yang bermuatan, maka terjadilah lompatan muatan dari negatif ke positif. Peristiwa lompatan muatan inilah yang kita sebut petir.

Bahaya Petir Pada Manusia

  1. Jika seseorang disambar petir, 50% kemungkinan akan fatal.
  2. Biasanya petir menyambar kepala atau telinga. Setelah itu petir menyerang kulit sedalam beberapa cm sehingga terbakar.
  3. Orang bisa mendapat serangan jantung, buta, tuli sementara dan rusak saraf permanent.

Bahaya Petir Pada Bangunan

  1. Jika bangunan tersambar petir, arus listrik akan mencari jalan yang bersifat konduktif terutama disisi luar atau tepi luar bangunan.
  2. Secara langsung ataupun tidak jika didalam bangunan tersebut terdapan orang yng sedang mandi, berkomunikasi melalui telepon selular, dan segala aktifitas yang berhubungan dengan logam akan ikut tersambar.
  3. Merusak peralatan listrik di bangunan tersebut.

Kegiatan Yang Rawan Terhadap Bahaya Petir Ketika Terjadi Badai Petir

  1. Bekerja atau bermain di lapangan terbuka
  2. Naik boat,berenang, atau memancing
  3. Bekerja di sawah atau jalan
  4. Bermain Golf
  5. Berkomunikasi menggunakan telepon
  6. Memperbaiki peralatan listrik

Bagaimana Cara Menghindari Bahaya Petir.

jika berada diruang terbuka,dan rambut mulai berdiri maka segeralah masuk kedalam ruangan. Apabila tidak ada ruangan segeralah jongkok serendah-rendahnyadan lutut ditekuk.JANGAN BERBARING ATAU TIARAP.